Prabowo Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Korupsi demi Pemerintahan yang Bersih

Presiden Prabowo Subianto berencana akan membawa para menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih ke Lembah Tidar di Magelang, Jawa Tengah. Hal ini dibenarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) terpilih, Prasetyo Hadi. Ia mengatakan, rencana itu memang sudah dijadwalkan untuk suatu acara pembekalan. “Ada rencana, ada rencana beliau akan mengumpulkan kita kembali dalam satu kegiatan di Akademi Militer,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Senin (21/10/2024). Ditambahkan Prasetyo, selain pembekalan, Presiden Prabowo juga akan menjelaskan sejumlah program prioritas pemerintah yang disertai petunjuk dan arahan teknis kepada masing-masing kementerian. Ia juga mengatakan, alasan lain Presiden Prabowo mengumpulkannya adalah untuk saling mengenal masing-masing pihak satu satu sama lain. “Ini kan belum semua saling mengenal. Jumlah kementerian yang bertambah dari periode yang lalu, tentu membutuhkan kerjasama yang erat. Oleh karena itulah Pak Prabowo mempercepat proses kerjasamanya itu dengan kita sering dikumpulkan,” urainya. Disampaikan Prasetyo, kegiatan di Lembah Tidar akan berlangsung selama dua hari, mulai dari 25 Oktober hingga 27 Oktober 2024. Foto PMJ News/BPMI Setpres
Disampaikan Prasetyo, kegiatan di Lembah Tidar akan berlangsung selama dua hari, mulai dari 25 Oktober hingga 27 Oktober 2024. Foto PMJ News/BPMI Setpres

JABAR EKSPRES – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindak pidana korupsi sebagai bagian dari upaya mendukung pemerintahan yang bersih.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo pada perayaan puncak Hari Guru Nasional 2024 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Kamis (28/11/2024).

“Seluruh rakyat Indonesia berhak atas kualitas hidup yang lebih baik, dan untuk itu, kita membutuhkan pemerintahan yang bersih,” kata Prabowo.

Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengakhiri praktik korupsi, menegaskan bahwa pelaku korupsi, pencurian, dan penyelewengan akan ditindak tegas.

“Saya mengingatkan, korupsi harus dihentikan di Republik Indonesia. Dalam Kabinet Merah Putih yang saya pimpin, tidak akan ada toleransi terhadap korupsi, pencurian, dan penyelewengan,” tegasnya.

Facebook
X
WhatsApp
Telegram